KERACUNAN MAKANAN INI BISA BIKIN AMNESIA? TERNYATA ADA PENJELASANNYA. YUK SIMAK

SobatMinkia, tempo hari lalu temen kita siswi SMK dari Kabupaten Karo mengalami nasib yang malang sekali, dikarenakan dia menjadi korban keracunan massal makan bergizi gratis (MBG). Dia terdiagnosis mengalami kerusakan fungsi saraf berat, penurunan daya ingat hingga 70%, serta gangguan komunikasi.

Keracunan makanan umumnya dentik dengan gejala seperti mual, muntah, diare, dan sakit perut. Namun, pada kondisi tertentu kercaunan makanan juga dapat mempengaruhi sistem saraf dan menyebabkan gangguan pada fungsi otak, termasuk memori.

Ternyata zat dari makanan ini bisa menyebabkan masalah kesehatan yang berkelanjutan, Bahkan sampai menjadi penyakit serius. Penasaran apa itu? Jangan sampai lewatin pembahasannya. Yuk simak !

Baca Juga : KILAS BALIK GUNUNG KRAKATAU : DARI LETUSAN DAHSYAT 1883 HINGGA LAHIRNYA ANAK KRAKATAU

Vonis Dokter

Beredar di sosmed hasil lab ditujukan pada saudari Febiola, siswi yang keracunan makanan yang dipopulerkan oleh Dokter Ferry Kusmalingga. Melalui akun threads nya sang dokter menjelaskan bahwa keracunan ini disebabkan pada sejumlah bakteri yang ada di makanan tersebut.

Yaitu, Salmonela, E. Coli, staphylococcus aureus, dan Bacillus cereus. Ternyata bakteri seperti Salmonella pada sampel hasil lab disebutkan negatif/tidak ada, yang biasanya keracunan makanan disebabkan oleh bakteri salmonella.

Pentingnya kamu tahu bahwa sebagian besar kasus keracunan makanan disebabkan dengan bakteri yang sudah disebutkan diatas. Biasanya keracunan makanan mempunyai gejala awal seperti muntah, diare, dan kram perut. Lantas kenapa bisa sampai gagal ginjal, hingga amnesia?

Bakteri yang Menyerang

Menurut Dokter Ferry Kusmalingga salah satu penyebab keracunan makanan yang sudah jelas ditemukannya Staphylococcus aureus (SA) dalam sampel. SA dapat mencemari makanan melalui tangan penjamah makanan, kulit/hidung, kemudian berkembang biak apabila makanan disimpan pada suhu yang tidak tepat.

Lalu ada Bacillus Cereus, salah satu bakteri pembentuk spora yang dapat mencemari makanan berkabohidrat tinggi. Seperti nasi, pasta, mie, dll. Kemudian Bacillus cereus sering juga berhubungan dengan makanan yang dimasak dalam jumlah banyak, dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang, atau tidak disimpan kembali dengan benar. Racun yang dihasilkan oleh racun ini tidak akan mati walaupun sudah dipanaskan ulang.

Hal yang menarik dari kasus ini adalah adanya laporan terindikasinya gagal ginjal dari korban. Ditemukannya bakteri e. Coli dari melon yang ia makan melalui bekal MBG. Beberapa strain bakteri Escherichia coli (E. Coli) memang dapat menyebabkan gagal ginjal melalui komplikasi strain tertentu atau infeksi berat.

Keracunan Makanan Bisa Bikin Amnesia?

Nah untuk membahas kemungkinan kenapa adanya kasus infeksi ke saraf otak/amnesia, menurut dokter Ferry ada sebuah kemungkinan lain yang mempengaruhi sistem kerja tubuh. Karena sampel yang ditunjukkan itu tidak mengarah kepada saraf otak, tapi kemungkinan lain seperti dehidrasi berat, diare, muntah terus menerus, tekanan darah turun, dan kemungkinan adanya syok/sepsis.

Otak memiliki bagian yang sangat penting dalam proses pembelajaran dan menyimpan sebuah informasi. Salah satunya adalah Hipokampus, yang berperan sebagai pembentukan memori. Racun tertentu dapat menyerang sistem sel saraf, ditambah lagi dengan kondisi mental yang belum stabil sehingga gangguan tersebut dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mengingat informasi atau membentuk ingatan baru.

Karena itu, keluhan seperti kebingungan atau gangguan memori setelah seseorang mengalami keracunan perlu mendapatkan pemeriksaan medis. Tidak tepat jika gangguan tersebut disimpulkan sebagai amnesia karena makanan.

Mengenal Racun Pada Makanan

SobatMinkia, setelah membahas gimana keracunan bisa terjadi pada tubuh kita, ternyata ada berbagai macam racun tanpa kita pernah sadari masuk bukan hanya dari makanan nya saja, tetapi dari proses hingga penyajiannya perlu kamu harus tau. Jangan jangan selama ini kita gak pernah sadar itu terjadi. Berikut penjelasannya :

  • Toksin Bakteri

Beberapa bakteri yang menghasilkan racun pada makanan.

  1. Staphylococcus aureus : Bakteri gram positif yang umum ditemukan pada kulit atau di dalam hidung manusia.
  2. Bacilus cereus : Bakteri ini umum ditemukan di  berbagai ingkungan dan dapat mengontaminasi makanan
  3. Clostridium botulinum : dikenal sebagai sakah satu jenis bakteri dari genus Clostridium, biasanya ditemukan pada makanan yang terkontaminasi seperti, makanan kalengan, fermentasi, atau makanan yang tidak diolah dengan benar.
  • Toksin dari Makanan Laut

Makanan yang ditemukan pada kerang kerangan yang terkontaminasi pada alga tertentu. Toksin ini dapat menyebabkan gangguan neurologis, termasuk gangguan ingatan yang dikenal dengan nama amnesic shellfish poisoning Contohnya domoic acid

  • Racun Alami Pada Tumbuhan

Beberapa tanaman yang memiliki senyawa beracun secara alami, seperti :

  1. Sianogenik glikosida pada singkong yang tidak diolah dengan benar
  2. Solanin pada kentang yang sudah lama terkena sinar matahari
  3. Ricin pada biji jarak
  • Kontaminan Kimia

Makanan yang yang tercemar pada zat kimia berbahaya, misalnya :

  1. Logam berat seperti merkuri, timbal, dan arsenik
  2. Pestisida jika penggunaannya tidak sesuai
  3. Metanol atau bahan kimia lain akibat kontaminasi atau kesalahan proses
  • Mikotoksin

Merupakan jenis jamur beracun yang mencemari makanan seperti kacang kacangan, jagung, dan beberapa bahan pangan lain jika penyimpanannya buruk.

***

BIMBINGAN KONSULTASI BELAJAR ADZKIA

  • Bimbel Super Intensif UTBK SNBT
  • Bimbel Kedokteran
  • Bimbel Persiapan Ujian Mandiri

Jalan Hayam Wuruk No. 15 AB Medan, Sumatera Utara

Mobile Phone Or WhatsApp: 08116714445

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted