BIMBEL ADZKIA MEDAN

Mau Seperti Bung Hatta? Membaca !

Bung Hatta. Jauh sebelum menjadi Proklamator dan Wakil presiden RI pertama, ia pernah diasingkan dalam pembuangan di digul, tempat ‘sarang’ penyakit yang amat primitif juga terpencil. Baginya tidak masalah asalkan ada buku disampingnya. Sebelum diberangkatkan ke boven digul dari penjara glodok pada januari 1935, hatta hanya diberi waktu selama tiga hari keluar penjara untuk mengepak buku-bukunya. Tahukah berapa jumlahnya? Enam belas peti ! bayangkan jika satu peti itu isinya 100 buku.
Semua bukunya itu dibawanya ketempat pengasingan. Ia mengatur sedemikian rupa waktunya. Ketika jadwal sedang membaca, bung hatta tidak mau diganggu. Artikel demi artikel terus ia tulis di surat kabar dan koran.
Lebih kagumnya lagi, Bung hatta menjadikan buku filsafat yang dia tulis sendiri yang berjudul “Alam Pikiran Yunani” sebagai mas kawin ketika menikahi istrinya, Ibu Rahmi Rachim. Hal ini terkadang menjadi bahan candaan diantara teman-teman bung hatta yaitu tentang bung hatta dan bukunya. Buku adalah “istri pertama” sedangkan Rahmi “istri kedua”.
Jadi gimana Sobat ADZKIA, mau mengikuti kesuksesan beliau. Ya harus dekat dengan buku !
Oh iya katanya membaca itu adalah kegiatan yang serius? Siapa bilang…
Sebuah studi di sussex University, Amerika Serikat mendapatkan hasil penelitian bahwa membaca buku sebelum tidur dapat mengurangi kadar stress hingga 68%. Membaca mampu menarik pikiran seseorang kedalam cerita dalam sebuah buku.
Yuk, biasakan membaca apalagi sebelum tidur. Daripada membuka gadget yang terbukti tidak produktif. Selamat memulai kebiasaan baru ya Sobat ADZKIA

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments